Bathimaeus Trilogy – The Amulet of Samarkand
December 14, 2007 at 6:18 pm (novel) (bartimaeus, jonathan stroud, nathaniel)

Judul buku : The Amulet of Samarkand
Penulis : Jonathan Stroud
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Umum
Cetakan : 1, Mei 2007
Tebal : 512 halaman, 20 cm
Nathaniel adalah seorang penyihir muda yang jenius, namun memiliki master (guru) yang sangat biasa(*). Kemampuan sihir sang master yang biasa saja ini sebenarnya bukanlah masalah, sayangnya kebijaksanaan dan wibawa yang dimilikinya ditakdirkan berada pada level yang sama rendahnya.
Bukan salah sang master memang, namun dari sinilah semua masalah berawal. Kecewa pada masternya, Nathaniel merencanakan suatu tindakan yang ironisnya akan membawa hidupnya pada suatu kehilangan dan rasa bersalah yang besar, namun pada saat yang sama membuka jalan bagi karirnya sebagai penyihir dan menyelamatkan hidup banyak orang (baca : dunia).
Lalu dimanakah peran Barthimaeus, tokoh yang menjadi tema buku ini? well, tidak seagung misi Nathaniel yang menyelamatkan dunia dst dst memang, tugas Barthimaeus hanya menyelamatkan pantat sang bocah agar tidak mati(**). Lebih nyata lagi, tugas sang jin adalah membuat para pembaca jatuh cinta pada buku ini dan membuatnya banyak dibeli orang, dan kalau boleh saya katakan itu dia lakukan dengan sangat baik.
Apa itu Resistance? Bagaimana akhir kisah unik hubungan sarat dendam Nathaniel-Barthimaeus? Apa peran mereka terhadap dunia? Juga mana yang lebih berbahaya bagi dunia, seorang jin ataukah seorang penyihir?. Jawabannya saya serahkan pada anda untuk mengetahuinya sendiri dari buku ini.
(*) = pengertian dari sangat biasa disini kira-kira kalau di indonesia dapat digambarkan melalui kondisi dimana seorang sarjana jadi pegawai negeri, mengawali karirnya dari golongan IIIA untuk kemudian pensiun puluhan tahun kemudian dengan tetap menyandang golongan IIIA. Dengan kata yang lebih tepat ; keterlaluan. Yah, setidaknya saya sudah berusaha membuatnya terdengar sopan :p
(**) = hanya saat diperintahkan begitu tentu saja, dilain waktu, saat senggang, ia akan dengan senang hati berusaha membunuh tuannya.
—————————————————————————————————————————-
Menurut saya ada tiga hal yang membuat keseluruhan trilogi ini menarik.
Pertama, konsep baru yang segar untuk sebuah novel yang membahas entitas halus, seperti misalnya teori yang mengatakan kalau setiap makhluk hidup memiliki tujuh wujud dalam tujuh plane.
Kedua, gaya super-sarkastik yang lucu dari Jonathan Stroud yang tidak banyak ditemukan dalam novel lain.
Ketiga, imajinasi yang realistis. Barthimaeus memang salah satu tokoh utamanya, tapi kalau kalah kuat ya kalah kuat, seorang tokoh utama pun harus kabur jika ia kalah kuat, habis cerita. fana itu indah ^^
Salam, Manikmaya
adrian said,
January 3, 2008 at 12:15 pm
wah baru baca yang buku ke satu. hehehe. tapi lumayan seru ceritanya (apalagi celetukan bartimaeus yang ada di footnote itu).
request dong reviewnya trilogi His Dark Materials karya Phillip Pullman
vortex said,
June 4, 2008 at 2:08 pm
Vortex says : I absolutely agree with this !
Bibliophile said,
June 19, 2008 at 4:01 pm
Somehow i missed the point. Probably lost in translation
Anyway … nice blog to visit.
cheers, Bibliophile.
lely mumtaz said,
July 14, 2009 at 7:47 pm
apa sih sebenarnya tema utama dari novel ini?please jwb slny sy lg meneliti novel ini!thank’s